Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Ayuk Berkarya! 6 Tips Memilih Waktu Paling Tepat Menulis Cerpen untuk Pemula, Tentukan Karya Tulismu!

Tips Menulis cerpen pemula



Cerlians - Bagi sebagian pemula untuk memulai menulis cerita pendek atau sering disebut cerpen selalu mencari waktu yang tepat, agar bisa menciptakan sebuah karya tulis. Bahkan waktu sering sekali menyita kegiatan lain yang semestinya harus dilakukan lebih awal. Tidak heran membuat penulis pemula merasa keteteran saat melakukan kegiatan utama.

Selain itu penulis pemula juga terlalu lama menentukan judul dan alur cerita, jadi itu bisa menyita waktu lebih lama dari pada menyelesaikan cepat. Kenapa? Karena tidak memikirkan mana yang harus didahulukan segera, melainkan memikirkan menciptakan karya segera. Bedakan!

Berikut tips waktu yang tepat bagi pemula untuk memulai menulis cerita pendek:

1. Bangun Tidur

Sekitar jam empat pagi, sangat cocok digunakan untuk memulai menulis cerita pendek, biasanya ide dengan mudah muncul dalam sekejap. Hal ini bisa membuat sebagian penulis merasa tenang dalam menciptakan sebuah tema, nantinya akan mereka gunakan pada bagian cerita pendek tersebut. Jangan lupa tentukan judul beberapa, paling sedikit tiga judul untuk cerpen yang sudah dibuat, berguna untuk mencari tahu mana cerita dan judul paling sesuai juga menarik.

Untuk membuat cerita pendek memang membutuhkan waktu lumayan lama untuk menentukan judul, tema, alur, tokoh dan setting. Jadi, saran saya pikirkan lebih dulu malam hari sebelum tidur, ada baiknya dicatat pada buku atau di ponsel supaya tidak mudah lupa.

2. Selesai aktivitas atau bersantai

Ini sering sekali dilakukan oleh banyak penulis untuk memulai menciptakan karya tulis, karena waktu bersantai sangat cocok untuk melakukan aktivitas lain salah satunya menulis cerita pendek. Penulis akan mengarang tanpa terburu-buru untuk melakukan aktivitas lain, melainkan sambil menikmati minuman atau camilan.

Waktu bersantai juga tergantung dari orang tersebut, biasanya selesai melakukan aktivitas bekerja, membersihkan rumah atau kegiatan lain. Saya pribadi sering menulis di jam istirahat siang, suasana lumayan tenang dan tidak terlalu berisik. Bahkan sering membuat banyak ide untuk bahan cerita pendek selanjutnya.

Jangan lupa catat setiap ide yang tiba-tiba datang, agar nanti bisa dibaca kembali untuk membuat alur cerita seperti apa!

3. Kamar Tidur

Siapa yang suka rebahan? Atau suka menyendiri di dalam kamar? Kebiasaan seperti ini jangan dibiarkan jika tidak melakukan apa pun, sebaiknya cari kegiatan yang bisa dilakukan sambil rebahan, salah satunya menulis. Apalagi sekarang menulis bisa menghasilkan uang, dan banyak belajar sambil berkenalan dengan banyak penulis lainnya.

Meskipun masih pemula jangan minder, banyaklah bertanya dan belajar dengan penulis yang sudah lama terjun di bidang literasi, berguna untuk menambah wawasan dan menjalin hubungan baik sesama penulis. Saya pribadi sering menghabiskan waktu di dalam kamar sambil mencari ide dan bahan untuk membuat cerita pendek, meskipun sering menghapus menulis itu bukanlah masalah. Namanya juga belajar! Cari grup yang sesuai dengan diri sendiri.

4. Kamar Mandi

Mau tanya, siapa yang suka lama di kamar mandi? Mencuci pakaian, luluran, atau bermain game? Bagi saya pribadi di kamar mandi sangat mudah mencari ide untuk membuat cerita pendek, jadi tidak heran kalau sedang mencuci pakaian bawa ponsel. Jangan lupa bawa kresek buat meletakkan ponsel ya!

Entah, kenapa ide yang saya dapatkan bukan hanya satu melainkan lebih dari dua dalam sekaligus. Sampai sekarang pun belum paham juga kenapa alasannya, itu sih bagi saya malah menyenangkan, karena bisa membuat tanpa lama berpikiran.

Rasanya otak jalan sendiri memberikan ide untuk menciptakan rangkaian kata memikat hati. Enggak percaya? Coba deh.

Cerita pendek horor yang saya buat juga idenya berasal dari kamar mandi, jadi tidak usah heran ada cerita pendek memakai latar tempat kamar mandi. Selain itu, ide quotes dan puisi juga saya dapatkan di kamar mandi pula.

Kepo ya cerpen horornya! Boleh kok tanya!

5. Sebelum Tidur

Sering memikirkan tentang duniawi sebelum tidur? Atau memikirkan apa yang akan dilakukan besok? Sama kok! Daripada terlalu sibuk memikirkan itu kenapa tidak memikirkan tema untuk membuat cerita pendek, kan lumayan sambil menunggu waktu terlelap yang belum kunjung datang. Mending menulis saja, benar tidak!

Semenjak sering menulis dan rajin membaca insting menciptakan karya tulis sangat mudah dan bisa cepat terselesaikan dari hari sebelumnya.

Karena sejak awal sudah terbiasa menggunakan rangkaian kata-kata mutiara atau sekedar gombalan yang sering digunakan untuk menambahkan setiap narasi atau dialog di dalamnya. Saya sering membuat quotes setiap mau tidur sebelum baca doa tidur pastinya!

Jam tidur tergantung juga, sesuai orangnya. Kalau saya setiap jam sepuluh malam sampai tengah malam.

Awalnya ada sedikit perasaan malas, karena jam segitu bukannya langsung tidur malah menyempatkan menulis, lama-lama malah kecanduan juga.

6. Tengah Malam

Ini adalah waktu paling terbaik untuk mulai menulis, waktu di mana hampir semua orang sedang menikmati tidur nyenyak bersama rangkaian mimpi. Jam tengah malam sering sekali memunculkan ide luar biasa, bahkan dengan sendirinya otak akan menciptakan rangkaian diksi tanpa terduga.

Itu sebabnya saya sering menulis tengah malam sampai tertidur sendiri, jangan lupa menulis yang bisa disimpan secara otomatis, biar tidak hilang! Ketenangan malam akan membuat hati dan pikiran juga ikut merasakan tenang.

Menulis tengah malam juga cepat terselesaikan, dari waktu yang lain. Mungkin karena tidak ada keramaian! Untuk memilih judul tidak harus dalam waktu dekat bersama menulis, melainkan bisa menentukan mana judul terbaik dari beberapa judul yang telah ada, bisa juga malah muncul ide judul lain.

Saran untuk penulis pemula, seringlah membaca berbagai karya tulis baik itu cerita pendek (cerpen), novel, cerbung, quotes, atau tulisan lain. Karena penggunaan kata agar menciptakan rangkaian menarik bukan kata yang sering berulang-ulang, jika pengguna kata terus berulang membuat tulisan kurang menarik.

Setelah menulis usahakan untuk melakukan aktivitas lain, biarkan karya tulis dalam mode simpan. Setelah itu cari suasana hati yang pas untuk revisi tulisan yang tadi dibuat, biasanya akan muncul ide untuk memperbaiki penulisan kurang pas atau terlalu rumit.

Penulis pemula juga tidak harus cepat menggunakan diksi dalam cerita pendek, bisa menggunakan kata-kata biasa saja asal menarik untuk dibaca. Kalau bisa minta orang yang dipercaya untuk membaca karya tulis apa sudah bagus atau perlu diperbaiki. Jangan lupa ikut grup literasi, jika malu dibaca sama orang terdekat!

Untuk mencari grup literasi bisa lewat media sosial apa saja, karena penulis pemula akan mulai belajar bagaimana menulis cerita yang menarik dan belajar mengolah diksi. Belajar menulis memang membutuhkan waktu lumayan lama, anggap saja belajar menulis waktu kecil, butuh waktu kan? Sama, menulis cerita pendek juga begitu.

Jadi jangan mudah menyerah, gagal bukan untuk disesali melainkan diperbaiki. Saya sendiri dulu bukanlah pandai menulis, melainkan tidak sengaja terjun ke dunia literasi. Karena sering main ponsel dan sering lihat iklan yang muncul di beranda. Belajar, belajar dan belajar!

Itu saja tips yang saya bagikan semoga bermanfaat, jika ingin bertanya silahkan jangan sungkan, lebih baik banyak bertanya daripada tidak tahu solusinya! Sampai jumpa.

😍Nantikan Tips Berikutnya 😍

lianasari993
lianasari993 lianasari993 merupakan nama pena, kerap kali di panggil Lian. Lahir dan Besar di Jawa Timur. Membaca bagian dari hobi yang tidak bisa ditinggal hingga memutuskan untuk menulis sampai sekarang.

Post a Comment for "Ayuk Berkarya! 6 Tips Memilih Waktu Paling Tepat Menulis Cerpen untuk Pemula, Tentukan Karya Tulismu!"